Jual Tepung Kayu Jati

PT INDRATMA SAHITAGUNA menyediakan penjualan tepung kayu jati

Jual Tepung Batok

PT Sinar Matahari menyediakan penjualan tepung batok

Jual Tepung Lengket

PT INDRATMA SAHITAGUNA menyediakan penjualan tepung lenget

Jual Tepung Onggok

PT INDRATMA SAHITAGUNA menyediakan penjualan tepung onggok

Jasa Transportasi

PT INDRATMATRANS menyediakan jasa transportasi antar daerah

Jumat, 16 September 2016

Tepung Sagu

Tepung sagu merupakan  olahan yang diperoleh dari pemrosesan bagian batang pohon sagu atau aren yaitu bagian tengahnya. Tepung ini juga tergolongan tepung yang bebas gluten (gluten-free).

Di daerah Indonesia Timur, di wilayah seperti Maluku, Sulawesi, Papua, sagu ini banyak digunakan oleh kalangan masyarakat di daerah ini. Sagu ini banyak digunakan untuk membuat berbagai macam olahan makanan. Dan ada pula yang menjadikan sagu ini sebagai makanan pokok bagi mereka, karena sagu ini bisa dijadikan sebagai bahan makanan pokok non beras seperti umumnya di Indonesia.

Karakteristik fisik dari tepung sagu ini hampir mirip dengan tepung tapioka. Dalam hal ini tepung sagu dan tepung tapioka yang merupakan hasil dari endapan saripati bahan pembuatannya atau bahan sumber tepung ini dibuat.  Saripati ini diambil dari  bagian tengah pada batang pohon ini diambil, dihaluskan, lalu dicampur dengan air dan diamkan mengendap, yang endapannya kemudian dikeringkan dan proses lainnya. Walaupun karakteristiknya sama, biasanya tepung sagu ini lebih kering. Tekstur tepung ini lembut karena telah melalui  proses penggilingan Ttekstur yang kesat dan agak berpasir juga dimiliki tepung ini. Warnanya sedikit putih pucat. Dalam pemasakan, biaanya tepung ini akan mengental seperti lem jika telah diolah atau dimasak.

Tepung yang sudah biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia ini memiliki kandungan gizi yang cukup beragam. TEntu saja sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Beberapa kandungan gizi di dalam tepung sagu ini diantaranya adalah kandungan energi, protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, dan bezi. Selain itu, tepung sagu juga mengandung beragam vitamin diantaranya adalah vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Sungguh kandungan gizi / nutrisi yang berlipah di dalamnya.

Dalam penggunaannya, tepung sagu ini bisa dijadikan untuk olahan makanan-makanan lainnya Beberapa contoh makanan yang bisa dibuat dari tepung sagu ini diantaranya adalah pempek, bubur sagu, nasi sagu, bika ambon, aneka kue sagu dan masih banyak lainnya.

Dari beberapa informasi tentang tepung sagu, tidak ada salahnya jika menggunakan tepung sagu ini sebagai salah satu referensi untuk bahan makanan yang akan kita buatt. Dan semoga informasi ini bermanfaat.

Kamis, 15 September 2016

Tepung Pisang

Biasanya masyarakat lebih familiar dengan jenis-jenis tepung seperti yang terbuat dari bahan gandum, jagung, umbi-umbian atau biji-bijian. Namun kenyataannya, ada lebih banyak tepung yang bisa dibuat dari nahan lainnya.  Bahan lainnya ini juga bisa berasal dari buah-buahan, dan salah satunya yaitu berasal dari buah pisang. 

Buah pisang memiliki tekstur yang padat dan juga lembut serta rasanya yang manis. Buah pisang juga sangat diminati di kalangan masyarakat pada umumnya. Selain itu buah ini juga termasuk buagh yang tidak sulit untuk didapatkan. Harganya yang ekonomis ini juga membuat para konsumen makin menggemarinya karena harga ini juga tidak berpengaruh pada rasanya, karena rasa pisang ini juga nikmat. Buah pisang adlah salah satu dari sekian banyak buah yang memiliki kandungan gizi  yang cukup tinggi, berbagai kandungan vitamin dan juga mineral di dalamnya. Buah pisang ini memiliki kandungan zat pati yang cukup tinggi di dalamnya sehingga sesuai untuk dijadikan sebagai tepung pisang.

Tepung Pisang



Tepung pisang merupakan tepung yang diperoleh dari buah pisang  yang sudah melalui proses penggilingan yang merupakan gilingan dari pisang yang sudah dikeringkan. Tepung ini merupakan salah satu cara pengawetan buah ;pisang yang diolah menjadi tepung.
Dan tepung pisang ini memiliki keuntungan bagi para konsumen pisang yang biasanya khawatir akan daya tahan buah pisang yang biasanya tidak tahan lama, namun dengan menggunakan tepung pisang ini tentunya akan mengurangi rasa khawatir tersebut karena tepung ini bisa bertahan lebih lama. 


Bahan Tepung

Dalam pembuatannya, tepung pisang ini biasanya tidak hanya dibuat dari beberapa jenis pisang yang digunakan. Namum secara umum semua jenis pisang bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan tepung ini. Namum setiap pisang juga memiliki karakter sendiri yang menentukan hasil tepung yang dibuat. Dan dari beberapa jenis pisang yang lebih baik digunakan dalam pembuatan tepung ini adalah jenis pisang kepok. Dilihat dari hasil yang dihasilkan dari pembuatan tepung yang berbahan baku pisang kepok biasanya teksturnya akan jauh lebih padat. Selain dilihat dari tekstur yang dihasilkan, tepung kepok ini juga menghasilkan tepung yang berwarna lebih putih dibandingkan dengan menggunakan pisang lainnnya.  Namum, dari segi aromanya, tepung ini memiliki aroma yang kurang kuat pisangnya.

Kegunaan Tepung

Seperti halnya tepung lainnya, tepung pisang ini juga memiliki banyak kegunaan. Tepung ini biasanya digunakan untuk sebagai bahan pembuatan pangan. Terlebih bagi bagi para penggemar rasa pisang, maka tepung ini bisa dijadikan untuk olahan makanan lainnya yang berasa pisang. Nah olahan-olahan makanan yang dihasilkan dari tepung ini antara lain adalah kue-kue atau snack lainnya, bahkan makanan bayi pun dapat diperoleh dari olahan tepung pisang ini. 


Dari banyak jenis tepung yang beredar di kalangan masyarakat, tepung pisang ini bisa dijadikan salah satu alternatif bahan pengolahan pangan yang bisa dipilih sebagai bahan pangan.

Rabu, 14 September 2016

Tepung Ikan

Tepung Ikan merupakan salah satu jenis produk dari pengolahan ikan berkadar air rendah. Sesuai dengan namanya, tentu saja tepung ini berasal dari ikan untuk bahan baku pembuatannya. Tepung ikan diperoleh dari proses penggilingan ikan. Bahan yang biasanya digunakan dalam pembuatan tepung ikan ini bisasanya jenis ikan laut. Karena berbagai ikan laut biasanya dapat diolah menjadi tepung ikan.

Manfaat Tepung Ikan


Tepung ikan menjadi salah satu dari sekian banyak sumber protein hewani dan memiliki kandungan mineral yang bermanfaat dalam kebutuhan komposisi dalam pengolahan makanan yang dicampuri dengan tepung ikan. Tepung ikan ini merupakan salah satu produk berkadar air rendah yang diperoleh melalui proses penggilingan ikan.

Kandungan Gizi / Nutrisi
Tepung ikan memiliki kandungan protein yang relatif  tinggi. tetapi bukan hanya protein saja yang terkandung di dalamnya. Tepung ini juga mengandung banyak nutrisi atau gizi di dalamnya. Kandungan yang terdapat di dalamnya antara lain yaitu kandungan energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, Vitamin B1, Vitamin C dan masih banyak kandungan lainnya yang sangat bermanfaat.

Sekilas Info

Kebanyakan konsumen yang menggunakan tepung ikan ini lebih memilih harga yang ekonomis. Mereka lebih memilih menggunakan tepung ikan yang ukurannya kecil-kecil karena harganya relatif lebih murah dari yang biasanya. Terlebih lagi para konsumen yang menggunakan tepung ikan ini hanya sebagai campuran pakan ternak mereka., dalam hal ini konsumen lebih memilih tepung yang harganya murah tanpa memperhatikan kualitasnya terlebih dahulu. Karena sesungguhnya kualitas tepung ikan juga perlu diperhatikan mengingat kandungan gizinya yang sangat bermanfaat.

Selasa, 13 September 2016

Pembuatan Tepung Panir

Tepung panir tentunya tidak asing lagi di masyarakat umunya. Terlebih oleh ibu-ibu rumah tangga yang biasanya menggunakan dalam membuat aneka makanan atau snack. Bahkan untuk pengusaha makanan atau chatering.

Tepung ini ternyata dalam proses pembuatannya juga tidak sulit. Prosesnya sederhana dan mudah dimengerti. Ini bisa dipraktekan di rumah karena bahannya yang mudah didapatkan dan alatnya pun tidak sulit didapatkan. Alat-alat di dapur bida digunakan untuk membuat tepung ini.

Pembuatan Tepung Panir

Berikut adalah apa saja yang dibutuhkan dalam proses pembuatan tepung panir. dan langkah-langkah dalam proses pembuatannya.

Alat dan Bahan

  • Roti tawar
  • Pisau
  • Loyang
  • Oven
  • Blender
  • Ayakan

Langkah-langkah

1. Pemotongan roti

    Ini adalah proses persiapan pada roti tawar yang akan dipanggang. Dengan membagi roti di beberapa
    bagian dengan memotongnya.
  • Ambilah beberapa roti tawar yang sudah disediakan
  • Hilangkan kulit roti tawar tersebut, Kulit yang dimaksud ini adalah bagian pinggir roti tawar yang biasanya berwarna cokelat. Langkah ini di maksudkan agar mendapatkan hasil yang lebih baik. Tapi ini tidak diharuskan.
  • Potonglah roti tawar satu per satu dengan menggunakan pisau, 
  • potonglah dengan ukuran yang sedang-sedang saja, jangan terlalu kecil.

2. Pemanggangan roti

    Proses ini adalah pemanggangan hasil potongan roti sebelumnya. Langkah ini dimaksudkan agar roti 
    tersebut memiliki tekstur keras dan nantinya akan dihancurkan.
  • Ambil beberapa potongan roti yang sudah dipotongi sedang tadi, daan persiapkan loyang
  • taruh dan atur diatas loyang, usahakan jangan sampai roti tersebut bertempukan. Agar dalam proses pemanggangan ini merata
  • Taruh loyang yang berisi potongan roti tersebut di dalam oven yang sudah ditarus diatas api
  • Panggang potongan roti tersebut hingga kering sekitar 10-15 menit

3. Penghalusan

    Proses  penghalusan ini dimaksudkan untuk membantu proses penghalusan potongan roti yang
    sudah dipanggang sebelumya.
  • Diamkan roti yang sudah dipanggang tersebut beberapa menit agar tidak terlalu panas
  • Masukkan potongan roti yang sudah di panggang secukupnya ke blender
  • Blender roti tersebut (Tentunya anda tidak perlu menggunakan air dalam proses pemblenderan ini)
  • Blender dengan kekuatan penuh/tinggi agar cepat menghaluskan potongan roti tersebut.
  • Lakukan proses ini hingga semua potongan terblender habis.

4. Finishing

    Ini tahap finishing untuk menghaluskan roti yang kemudian menjadi butiran-butiran yang disebut 
    dengan tepung panir.
  • Tepung yang sudah diblender tadi kemudian diayak menggunakan ayakan, Hal ini dimaksudkan agar mendapatkan tepung panir yang benar-benar baik
  • Kemudian yang teksturnya lebih kasar, bisa diblender lagi untuk lebih menghaluskannya
  • Lakukan proses ini kembali pada semua bagian hingga selesai

5. Dan akhirnya Tepung pun  siap untuk digunakan.


Proses ini tidak terlalu sulit jika ingin mencoba membuat membuatnya sendiri di rumah. Selamat mencobanya. Semoga berhasil.

Sabtu, 10 September 2016

Membuat Tepung Jagung

Jagung merupakan salah satu makanan pokok ddi sebagian daerah. Jagung ini dapat diolah menjadi beberapa olahan.Pengolahan jagung sangat beragam, jagung ini bisa diolah menjadi cemilan jagung atau jenis makanan lainnya. Misalkan jagung ini ini diolah menjadi bakwan jagung, popcorn, perkedel, kripik dll.

Jagung ini juga dijadikan sebagai bahan olahan makanan lain contohnya adalah dijadikan tepung jagung. Tepung jagung ini sebenarnya tidak asing dikalangan masyarakat pada umumnya. Dan tepung jagung ini juga dapat digunakan sebagai bahan pembuatan makanan juga, misalkan sebagai bahan pengental sup atau lainnya.

Cara Membuat Tepung Jagung

Proses pembuatan tepung jagung ini tidak terlalu sulit dan ribet. Jadi jika memang membutuhkan tepung jagung untuk keperluan pengolahan makanan snack atau lainnya, maka tepung ini bisa dibuat sendiri di rumah. Berikut ini langkah-langkahnya:

Alat dan Bahan

  • Jagung
  • Blender
  • Ayakan/penyaring

Langkah-langkah

1. Persiapan bahan
  • Jangan memilih jagung yang masih muda, maka pilihlah jagung yang sudah tua karena ini berpengaruh pada tepung yang nanti dihasilkan.
  • Kupaslah kulit jagung dan bersihkan dari serabut rambut jagungnya.
2. Pengeringan jagung

          Jemurlah jagung di bawah sinar matahari langsung. Penjemuran ini dimaksudkan agar dalam
   proses   pelepasan biji jagung dari tongkolnya akan mudah

3. Pelepasan biji

          Jika  jagung sudah kering, maka lepaskan biji jagung dari tongkol jagungnya

4. Penghalusan 
  • Haluskan jagung yang sudah dikeringkan tadi menggunakan blender dengan kekuatan yang tinggi agar cepat dalam proses penghalusan
  • Jika masih terdapat biji jagung yang masih kasar maka  pisahkanlah yang kasar dengan yang sudah halus. Bagian yang kasar tidak perlu buang karena masih bisa dihaluskan kembali. Pemisahan ini bisa dibantu dengan menggunakan ayakan/saringan
  • Lakukan proses penghalusan dengan blender ini secara berulang hingga biji-biji jagung ini benar-benar halus
5. Penjemuran 
          
          Tepung yang sudah diproses tadi, maka perlu dijemur kembali jika tepung masih terasa lembab

6. Selesai
      
          Tepung selesai dibuat dan siap digunakan.

Seperti yang dipaparkan pada awal tadi bahwa proses pembuatan tepung ini tidaklah sulit, karena prosesnya pun sederhana. Selain itu, bahan dan alat yang digunakan juga bisa kita dapatkan di sekitar kita dengan mudah.


Jumat, 09 September 2016

Tips Membuat Tepung Beras

Membuat Tepung Beras Sendiri

Tepung beras dapat kita dapatkan dengan mudah di sekitar kita saat ini, terlebih yang berada di kawasan yang sudang pesat atau kawasan kota. Tepung beras ini dapat kita dapatkan di pasar-pasar tradisional maupun modern.Akan tetapi kita dapat membuatnya sendiri karena caranya pun tidak terlalu rumit. Dan bisa dibilang sederhana. 


Alat dan Bahan:

  • Beras 
  • Mangkok/baskom
  • Penumbuk beras
  • Saringan / ayakan
  • Wajan
  • Wadah / Toples

Langkah-langkah:

1. Perendaman beras
  • Ambil  beras yang sekiranya ingin dibuat tepung, dan pastikan beras tersebut sudah terbebas dari kulitnya karena terkadang masih ada yang belum tuntas.
  • Ambilah mangkok/banskom dan masukkan beras tersebut di dalamnya.
  • Masukan sejumlah air hingga pastikan rendam beras tersebut secara menyeluruh.
  • Rendam beras pada mangkok atau baskom yang telah disediakan selama 24 jam.
2. Bersihkan beras
  • Setelah di rendam selama 24 jam, kemudian cuci bersih beras yang di rendam tersebut.
  • Ambil baskom kemudian ganti air rendaman dengan air bersih dan cucilah hingga bersih
3. Penumbukan beras
  • Tiriskan beras dari air cucian tersebut 
  • Jemurlah di tempat yang terbuka yang terpapar sinar matahari agar membantu proses pengeringan untuk cepat kering.
  • Tumbuklah beras yang sudah kering dengan tumbukan sedikit demi sedikit hingga benar-benar lembut
  • Lakukan proses penumbukan sampai semua beras tertumbuk
4. Pengayakan
  • Beras yang sudah ditumbuk hingga halus itu kemudian ditaruh di saringan, kemudian diayak.
  • Pisahkan antara beras yang masih kasar dan yang sudah halus.
  • Jika masih ada yang teksturnya kasar janganlah dibuang, tumbuklah lagi dan ayak kembali agar tidak mubazir
  • Lakukan proses ini secara berulang agar mendapatkan tekstur tepung yang benar-benar lembut
5. Proses Sangrai
  • Beras hasil tumbukan yang sudah diayak kemudian disangrai menggunakan wajan diatas api.
  • Sangrailah sampai kering tapi jangan sampai mengubah warna beras berlebihan apalagi sampai gosong. 
  • Proses penyangarian ini tidak harus dilakukan jika anda sudah puas dengan tepung yang tidak disangrai. Namun jika ingin tepungnya lebih gurih maka proses ini perlu dicoba..
6. Penyimpanan
    Taruhlah tepung tersebut di sebuah wadah yang kedap udara, misalkan toples. Dan simpanlah 
    ditempat yang tidak terpapar langsung sinar matahari langsung

Demikian tips untuk membuat tepung beras sendiri. Selamat mencobanya, semoga hasilnya akan memuaskan

Kamis, 08 September 2016

Cara Membuat Tepung Kelapa

Tepung kelapa merupakan tepung halus yang dibuat dari parutan daging kelapa. Tepung ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk pengganti tepung gandum bebas gula yang kaya akan protein.

Selain itu, tepung kelapa ini bisa dibuat sendiri di rumah, karena tepung ini bisa dibilang sangat sederhana dalam pembuatannya dan dengan alat-alat sederhana pun bisa dihasilkan menjadi tepung kelapa ini jika memang tidak mempunyai alat-alat canggih seperti mesin yang dimilki oleh kebanyakan perusahaan.

Alat

Sebelum memulai untuk membuat tepung tersebut, persiapkan alat-alat meliputi berikut ini:

  • Pengungkit untuk melubangi kelapa : paku, palu, obeng, gergaji dll
  • Pencungkil kelapa
  • Pengungkit atau pisau
  • Pemarut kelapa/ Blender
  • Oven 
  • Saringan
  • Blender


Langkah-Langkah

Berikut langkah-langkah dalam pembuatan tepung kelapa

1. Mengeluarkan air kelapa

  • Gunakan pengungkit sederhana untuk membuat lubang pada kulit kelapa misalnya paku dan palu, obeng, pembuka kaleng atau pengungkit lainya sekiranya bisa melubangi batok tersebut.
  • Letakkan kelapa tersebut di tempat yang tidak licin agar tidak terganggu dalam proses pelubangan kelapa, misalnya tergelincir atau sejenisnya.
  • Lubangi  di bagian "mata" kelapa tersebut karena bagian ini merupakan bagian yang terlunak dari bagian kelapa lainnya.
  • Jika kelapa sudah berlubang , maka keluarkanlah air tersebut
2, Membuka kulit kelapa
  • Letakkan kelapa tersebut ke tempat yang tidak merusak sekitar, yang mengakibatkan rusaknya sesuatu akibat proses pengeluaran kelapa ini, Letakkan lah kelapa tersebut di permukaan yang terbuat dari semen  atau sejenisnya.
  • Pukulah kelapa tersebut  dengan sesuatu yang keras seperti palu, batu atau benda yang lainnya.

3. Mengeluarkan daging kelapa dari batoknya
  • Gunakan pencukil kelapa atau benda lainnya yang sekiranya bisa digunakan untuk memisahkan batok dengan daging kelapa.
  • Agar mempermudah dalam proses pembuatan, maka potong dengan membentuk pola V atau menyilang sehingga dagingnya akan berukuran tidak terlalu besar.

4. Membersihkan kulit ari dari kelapa dan memncucinya
  • Kupas kulit ari yang masih tersisa pada daging kelapa, gunakanlah pengupas sayur atau pisau dan sejenisnya.
  • JIka sudah terkupas bersih, maka cucilah daging kelapa tersebut

5. Menghaluskan daging kelapa (Blender atau parut kelapa )
    a. Dengan memblender
  • Masukkan daging kelapa tersebut yang sudah terpotong kecil ke mesin blender
  • Berilah air secukupnya, pastikan daging kelapa tersebut terendam seluruhnya. 
  • Diamkan sejenak dan nyalakan mesin blender
  • Tunggu sekitar 4-5 menit, sekiranya kelapa tersebut sudah dihaluskan seluruhnya.
  • Kemudian  matikan mesin
  • Saringlah hasil blender pisahkan dengan santan kelapa tersebut dan ambilah ampasnya

   b. Dengan parutan
  • Potong kelapa tersebut, jangan terlalu kecil
  • Mulailah melakukan proses pemarutan
  • Agar santannya tidak mubazir, maka berilah air pada parutan dan peras santannya
  • Pisahkan dengan santan kelapa tersebut dan ambilah ampasnya
6. Keringkan ampas kelapa
  • Untuk mempercepat proses pengeringan, maka gunakan oven dalam memngeringkannya.
  • Masukkan ampas kelapa tersebut yang sudah diambil santannya, pastikan tidak mengandung air sekiranya sudah diambil santannya
  • dan mulailah memanggangnya sekitar 40-45 menit
  • Jika semua parutan kelapa sudah terasa kering bila disentuh, maka sudahi pemanggangan 

7.  Menghaluskan parutan kelapa tersebut
  • Dinginkan terlebih dahulu parutan kelapa yang dipanggang tersebut beberapa menit, sampai benar-benar dingin
  • Masukan parutan kelapa (ampas) yang sudah dipanggang tersebut ke blender
  • Tidak perlu menggunakan air, dan pastikan blendernya dalam keadaan kering
  • Lalu blender  parutan tersebut hingga dua menit atau sampai kelapanya terlihat halus.

8. Selesai

Proses pembutatan tepung kelapa telah selesai. Kemudian simpanlah tepung kelapa ini di tempat yang tidak lembab yaitu tempat yang kering  namun jangan terpapar sinar matahari langsung. Dan gunakanlah tempat penyimpanan atau wadah yang dalamnya kedap udara agar lebih awet.