Kamis, 08 September 2016

Cara Membuat Tepung Kelapa

Tepung kelapa merupakan tepung halus yang dibuat dari parutan daging kelapa. Tepung ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk pengganti tepung gandum bebas gula yang kaya akan protein.

Selain itu, tepung kelapa ini bisa dibuat sendiri di rumah, karena tepung ini bisa dibilang sangat sederhana dalam pembuatannya dan dengan alat-alat sederhana pun bisa dihasilkan menjadi tepung kelapa ini jika memang tidak mempunyai alat-alat canggih seperti mesin yang dimilki oleh kebanyakan perusahaan.

Alat

Sebelum memulai untuk membuat tepung tersebut, persiapkan alat-alat meliputi berikut ini:

  • Pengungkit untuk melubangi kelapa : paku, palu, obeng, gergaji dll
  • Pencungkil kelapa
  • Pengungkit atau pisau
  • Pemarut kelapa/ Blender
  • Oven 
  • Saringan
  • Blender


Langkah-Langkah

Berikut langkah-langkah dalam pembuatan tepung kelapa

1. Mengeluarkan air kelapa

  • Gunakan pengungkit sederhana untuk membuat lubang pada kulit kelapa misalnya paku dan palu, obeng, pembuka kaleng atau pengungkit lainya sekiranya bisa melubangi batok tersebut.
  • Letakkan kelapa tersebut di tempat yang tidak licin agar tidak terganggu dalam proses pelubangan kelapa, misalnya tergelincir atau sejenisnya.
  • Lubangi  di bagian "mata" kelapa tersebut karena bagian ini merupakan bagian yang terlunak dari bagian kelapa lainnya.
  • Jika kelapa sudah berlubang , maka keluarkanlah air tersebut
2, Membuka kulit kelapa
  • Letakkan kelapa tersebut ke tempat yang tidak merusak sekitar, yang mengakibatkan rusaknya sesuatu akibat proses pengeluaran kelapa ini, Letakkan lah kelapa tersebut di permukaan yang terbuat dari semen  atau sejenisnya.
  • Pukulah kelapa tersebut  dengan sesuatu yang keras seperti palu, batu atau benda yang lainnya.

3. Mengeluarkan daging kelapa dari batoknya
  • Gunakan pencukil kelapa atau benda lainnya yang sekiranya bisa digunakan untuk memisahkan batok dengan daging kelapa.
  • Agar mempermudah dalam proses pembuatan, maka potong dengan membentuk pola V atau menyilang sehingga dagingnya akan berukuran tidak terlalu besar.

4. Membersihkan kulit ari dari kelapa dan memncucinya
  • Kupas kulit ari yang masih tersisa pada daging kelapa, gunakanlah pengupas sayur atau pisau dan sejenisnya.
  • JIka sudah terkupas bersih, maka cucilah daging kelapa tersebut

5. Menghaluskan daging kelapa (Blender atau parut kelapa )
    a. Dengan memblender
  • Masukkan daging kelapa tersebut yang sudah terpotong kecil ke mesin blender
  • Berilah air secukupnya, pastikan daging kelapa tersebut terendam seluruhnya. 
  • Diamkan sejenak dan nyalakan mesin blender
  • Tunggu sekitar 4-5 menit, sekiranya kelapa tersebut sudah dihaluskan seluruhnya.
  • Kemudian  matikan mesin
  • Saringlah hasil blender pisahkan dengan santan kelapa tersebut dan ambilah ampasnya

   b. Dengan parutan
  • Potong kelapa tersebut, jangan terlalu kecil
  • Mulailah melakukan proses pemarutan
  • Agar santannya tidak mubazir, maka berilah air pada parutan dan peras santannya
  • Pisahkan dengan santan kelapa tersebut dan ambilah ampasnya
6. Keringkan ampas kelapa
  • Untuk mempercepat proses pengeringan, maka gunakan oven dalam memngeringkannya.
  • Masukkan ampas kelapa tersebut yang sudah diambil santannya, pastikan tidak mengandung air sekiranya sudah diambil santannya
  • dan mulailah memanggangnya sekitar 40-45 menit
  • Jika semua parutan kelapa sudah terasa kering bila disentuh, maka sudahi pemanggangan 

7.  Menghaluskan parutan kelapa tersebut
  • Dinginkan terlebih dahulu parutan kelapa yang dipanggang tersebut beberapa menit, sampai benar-benar dingin
  • Masukan parutan kelapa (ampas) yang sudah dipanggang tersebut ke blender
  • Tidak perlu menggunakan air, dan pastikan blendernya dalam keadaan kering
  • Lalu blender  parutan tersebut hingga dua menit atau sampai kelapanya terlihat halus.

8. Selesai

Proses pembutatan tepung kelapa telah selesai. Kemudian simpanlah tepung kelapa ini di tempat yang tidak lembab yaitu tempat yang kering  namun jangan terpapar sinar matahari langsung. Dan gunakanlah tempat penyimpanan atau wadah yang dalamnya kedap udara agar lebih awet.

1 komentar: